DKP Gorut Beri Pelatihan Perbaikan Alat Tangkap Ikan

  • Whatsapp
DKP Gorut Beri Pelatihan Perbaikan Alat Tangkap Ikan
Suasana Pelatihan Perbaikan Alat Tangkap Ikan Berupa Jaring yang Dilakukan Secara Daring oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gorontalo Utara, Bertempat di Kantor Dinas Kekuatan dan Perikanan Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (01/07/2021). Foto: Usman 60DTK

60DTK, Gorontalo Utara – Pemerintah Gorontalo Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten mendapatkan kepercayaan dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung untuk memberikan pelatihan kepada nelayan tentang perbaikan alat tangkap ikan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gorontalo Utara, Isjrak menuturkan bahwa pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada nelayan tentang proses memperbaiki dan juga merawat alat tangkap ikan khususnya berbahan jaring.

Bacaan Lainnya

“Kami telah mendapatkan kepercayaan dari BP3 Bitung untuk melaksanakan pelatihan secara daring mengenai perbaikan alat penangkap ikan berbahan jaring,” ungkap Isjrak saat diwawancarai, Kamis (01/07/2021).

DKP Gorut Beri Pelatihan Perbaikan Alat Tangkap Ikan
Suasana Pelatihan Perbaikan Alat Tangkap Ikan Berupa Jaring yang Dilakukan Secara Daring oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gorontalo Utara, Bertempat di Kantor Dinas Kekuatan dan Perikanan Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (01/07/2021). Foto: Usman 60DTK

Ia menambahkan, kepercayaan yang diberikan oleh pihak BPPP Bitung kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Gorut, dikarenakan pihak mereka mendapati bahwa kebanyakan masyarakat di Gorontalo Utara sering menggunakan alat tangkap yang berbahan jaring.

Baca Juga: Indra Yasin: Seluruh Elemen Masyarakat Ikut Cegah Peredaran Narkotika

“Berdasarkan Identifikasi dan Verifikasi dari BP3 Bitung, bahwa ternyata masyarakat kami di Gorontalo Utara ini, punya alat tangkap, salah satunya adalah alat tangkap berbahan jaring,” jelasnya.

Ia pun membeberkan, kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan selama dua hari dan diikuti oleh 30 orang masyarakat nelayan yang ada di Gorontalo Utara.

“Kami berharap, masyarakat bisa mengikuti pelatihan ini dengan sebaik mungkin, agar masyarakat lebih mengerti bagaimana cara untuk memperbaiki alat tangkap yang telah rusak, khususnya yang berbahan jaring sehingga bisa digunakan kembali,” tegas Isjrak. (adv)

Pos terkait