Pemkab Blitar Akan Salurkan 57 Ribu Paket Pengaman Sosial ke Masyarakat

  • Whatsapp
Bupati Blitar bersama Forkopimda, saat memberangkatkan mobil penyalur paket bantuan sosial untuk melakukan distribusi ke seluruh desa yang ada di Kabupaten Blitar, Rabu (15/04/2020). (Foto - Achmad 60dtk)

60dtk-Blitar: Pemkab Blitar mulai menyalurkan bantuan paket jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak ekonomi, akibat pandemi Covid-19. Hal ini terbukti dengan dimulainya penyaluran bantuan tersebut dari Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, yang dilepas langsung oleh Bupati Blitar, Rabu (15/04/2020).

Adapun paket jaring pengaman sosial ini di antaranya berisi 10 kg beras, 15 butir telur, satu pak sambal pecel, kecap, masker, serta sejumlah jajanan hasil produk UMKM. Rencananya, Pemkab Blitar akan menyalurkan sebanyak 57 ribu lebih paket.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Ini Dia 4 Isu Strategis Yang Diusung Pemkab Blitar Untuk RKPD 2021

Bupati Blitar, Rijanto membeberkan, mengingat dampak ekonomi dari pandemi ini sangat luar biasa, ke depannya pihaknya akan menyalurkan bantuan sosial ini sebanyak tiga kali, yakni pada bulan April, Mei, dan Juni, di mana masing – masing paketnya senilai Rp208.500.

“Nantinya paket bantuan sosial ini akan kita distribusikan ke masing – masing desa, yang sasarannya adalah masyarakat yang belum pernah menerima program,” ujar Rijanto, saat mulai menyalurkan bantuan, dengan dibantu oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), serta unsur TNI dan Polri.

Baca juga: Banyak Program Tak Terlaksana Karena Covid-19, Pemkab Blitar Bahas RKPD 2021

Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut Ia pun meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan senantiasa memenuhi dan mengikuti instruksi yang sudah disampaikan pemerintah, serta melaksanakan protokol physical distancing, untuk mengurangi persentase penyebaran Covid-19 di lingkungan Blitar.

“Kita semua tahu, dampak ini tidak hanya di Indonesia, akan tetapi seluruh negara yang ada mengalami dampak dari penyebaran virus corona tersebut. Untuk itu, perlu peran masyarakat bersama pemerintah dalam hal pencegahannya. Maka saya wajibkan memakai masker baik di rumah maupun di luar rumah. Kita tahu, petugas medis untuk saat ini sangatlah lelah. Maka dari itu jangalah menambah beban mereka dengan menjadi pasiennya,” tukas Rijanto. (adv/kmf)

 

Pewarta: Achmad Zunaidi

Pos terkait