Pemkab Blitar Genjot Diri Jadi Kabupaten Layak Anak Tingkat Nindya

60DTK-Blitar: Masih berada di tingkat madya sebagai Kabupaten Layak Anak, Pemerintah Kabupaten Blitar menggenjot diri untuk segera menjadi Kabupaten Layak Anak tingkat nindya, bahkan hingga tingkat utama.

Hal ini terlihat dari usaha Pemerintah Kabupaten Blitar dalam menggelar temu dan dialog anak di Pendopo Ronggo Hadinegoro, dalam rangka untuk menampung saran dan harapan anak – anak di Kabupaten Blitar, Selasa (10/03/2020).

Baca juga: Ini Dia Wejangan Bupati Blitar Dalam Perayaan Isra Mikraj Kabupaten Blitar

“Kegiatan ini merupakan sebuah program untuk menuju Kabupaten Layak Anak (tingkat nindya),” ujar Bupati Blitar, Rijanto, usai menghadiri kegiatan temu dan dialog anak yang dirancang oleh Dinas P3AP2KB, Kabupaten Blitar tersebut.

Ia menuturkan, kegiatan yang dilaksanakan itu merupakan salah satu langkah menuju Kabupaten Layak Anak tingkat nindya, karena hingga saat ini, Kabupaten Blitar masih bertahan di tingkat madya.

Baca juga: Bupati Blitar: Kabupaten Blitar Masih 0 Kasus Corona

“Sekarang ini tingkat madya. Lalu akan kita tingkatkan ke nindya. Namun bukan sebuah target yang harus terpenuhi. Akan tetapi bagaimana harapan pemerintah dapat memenuhi apa yang diinginkan oleh anak – anak,” ujarnya.

Adapun beberapa saran dan harapan yang disampaikan anak – anak dalam kegiatan temu dan dialog tersebut di antaranya, pengadaan sarana belajar, serta tempat bermain anak. Rijanto juga mengatakan, ke depannya pihaknya akan membentuk Forum Anak hingga ke tingkat desa.

Baca juga: Batik Cakra Palah Ditetapkan Sebagai Ikon Khas Kabupaten Blitar

“Selanjutnya, nanti akan kita bentuk forum anak sampai tingkat desa. Dan forum itu nanti yang akan membuat, menampung, dan mengusulkan kepada pihak – pihak yang terkait,” beber Rijanto.

Menurutnya, Forum Anak di tingkat desa sangat penting, untuk mengimbangi program Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Blitar.

Baca juga: DPRD Kabupaten Blitar Bahas Ranperda RDTR Kecamatan Kanigoro

“Program Kabupaten Layak Anak ini selalu dipantau oleh pemerintah pusat. Jadi ini penting untuk kita sadari bersama,” tukasnya. (adv/kmf)

 

Pewarta: Achmad Zunaidi

Comments are closed.