Pemkab Gorontalo akan Bentuk Klinik bagi Pelaku Industri Kecil Menengah

60DTK-Kab. Gorontalo: Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dalam waktu dekat ini akan membentuk klinik Industri Kecil Menengah (IKM) bagi pelaku usaha yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Gorontalo. Klinik ini nantinya akan dilaksanakan dalam bentuk road show.

Kepala Disperindag Kabupaten Gorontalo Gusti Tomayahu menjelaskan, klinik ini dibentuk guna membedah dan memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh pelaku IKM, termasuk masalah modal, kualitas produk dagangan, serta SDM.

BACA JUGA: Gorontalo Utus Dua UKM Bersaing Di Trade Expo Indonesia Jakarta

“Akan kita datangkan juga para pelaku usaha yang sudah sukses untuk memberikan semangat dan kiat-kiat suksesnya suatu usaha”, kata Gusti usai Sosialisasi Pengendalian Mutu dan Pentingnya Legalitas bagi Pelaku IKM se-Kabupaten Gorontalo, di Hotel Aziziah Limboto, Rabu (16/10).

Gusti juga menjelaskan, dalam rangka pengelolaan IKM tersebut tidak hanya bisa dilakukan oleh Dinas Perindag. Melainkan, tanggung jawab ini bisa melibatkan dinas lainnya seperti Dinas Koperasi maupun mitra pemerintah seperti Bank BRI.

BACA JUGA: Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi LLK-UKM Meningkat Dari Bisanya

“Bahkan unsur pendanaan, kita mengundang pihak Bank BRI Cabang Limboto yang juga mitra pemerintah”, jelasnya.

Kaitannya dengan hal itu, Gusti berharap  agar para pelaku IKM dapat meningkatkan mutu usaha hingga pengembangan SDM. Selain itu, pelaku IKM juga bisa mandiri, kreatif dan inovatif.

BACA JUGA: Ada Pelatihan Bagi Pengangguran Di LLK-UKM Kota Gorontalo

“Jadi pelaku IKM harus berani mencoba, agar supaya tidak akan ketinggalan informasi. Apalagi di era digital sekarang, harus cepat menyesuaikan dengan perkembangan informasi”, tandasnya.

Di tempat yang sama, perwakilan Bank BRI Cabang Limboto Nanang Setiawan mengatakan, program yang dilakukan terkait IKM ini ialah pendampingan agar usaha yang dimiliki pelaku IKM terus berkembang.

BACA JUGA: Demi Tingkatkan Keterampilan, LLK-UKM Mengadakan Pelatihan Khusus

Menariknya, pendampingan yang dilakukan dengan rumah kreatif itu, juga akan melakukan pembinaan terhadap pelaku IKM yang bukan nasabah.

“Kalau masalah modal kami selalu siap. Jika pelaku IKM ini butuh dana dan syaratnya sudah sesuai, maka kami siap lakukan pendanaan. Apapun yang mereka butuhkan kami bisa tangani”, ujar Nanang. (adv)


Penulis: Andrianto Sanga
Editor: Kasim Amir

Comments are closed.