Pemkab Trenggalek Siapkan Lokasi Screening dan Terowongan Disinfektan di 3 Titik

  • Whatsapp
Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin (pakai peci), saat memberikan arahan untuk jajarannya di salah satu titik screening. (Foto - Hardi Rangga 60dtk)

60DTK-Trenggalek: Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melakukan evaluasi proses pemeriksaan warga yang keluar masuk Kabupaten Trenggalek di titik check point pintu timur Terminal MPU Durenan, dan pintu barat Anjungan Cerdas Tugu.

Pasalnya, memang sejak Covid-19 mulai merebak, pihak Pemkab Trenggalek sudah mulai melakukan langkah pencegahan, salah satunya dengan melakukan pengecekan untuk setiap kendaraan yang masuk ke Kabupaten Trenggalek.

Bacaan Lainnya
banner 468x60

Baca juga: Polres Dan Tim Gabungan Kabupaten Trenggalek Bubarkan Masyarakat Di Tempat – Tempat Keramaian

“Hal ini dilakukan karena tidak ingin kecolongan, juga dengan harapan dapat memutus mata rantai penyebaran virus ini masuk ke Kabupaten Trenggalek,” ujar Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, Jumat (27/03/2020).

Ia mengaku, mulai hari ini Ia juga sudah menginstruksikan penyiapan rambu – rambu lalu lintas untuk screening kendaraan, sehingga setiap kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Trenggalek, sudah tahu harus melalui proses screening di check point dulu.

Baca juga: Satgas Gabungan Covid-19 Kabupaten Trenggalek Tertibkan Kerumunan Massa 

“Jadi nanti akan ada 3 titik check point, satu dari arah Pacitan, Ponorogo, dan Tulungagung,” tutur Nur Arifin.

Selain itu, Ia juga membeberkan bahwa terowongan disinfektan pun akan ditambah di beberapa titik di lokasi check point, di mana nantinya setiap penumpang dari kendaraan umum bisa turun ke terowongan untuk disemprot disinfektan, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan hal – hal penting lainnya.

Baca juga: Sudah Ada 740 Orang Dalam Risiko Covid-19 Di Kabupaten Trenggalek

“Kita akan buat terowongan disinfektan sehingga nanti penumpang turun bus tinggal jalan ke terowongan kemudian kita cek suhu. Kemudian yang panas atau segala macam langsung bisa ditangani oleh pihak kesehatan. Sementara kalau untuk yang pakai sepeda motor, begitu masuk ke sini, sepeda motor dimatikan dan masuk ke terowongan disinfektan tersebut,” tukasnya.

 

Pewarta: Hardi Rangga

Pos terkait