Penanganan Sampah di Kota Gorontalo, Lukman Kasim: Kesadaran Warga Jadi Kunci

Penanganan Sampah di Kota Gorontalo, Lukman Kasim: Kesadaran Warga Jadi Kunci
Penanganan Sampah di Kota Gorontalo, Lukman Kasim: Kesadaran Warga Jadi Kunci

60DTK.COM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo Lukman Kasim menegaskan penanganan sampah di Kota Gorontalo tidak akan maksimal tanpa kesadaran warga.

Hal itu ia sampaikan pada kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo dengan masyarakat di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Rabu (5/8/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Di hadapan warga, Lukman mengatakan pihaknya tidak bisa menanggung seluruh beban kebersihan kota.

“Persoalan sampah ini tidak boleh sepenuhnya di pemerintah. Masyarakat juga harus mengambil bagian. Kalau semua ikut peduli, pekerjaan ini akan jauh lebih ringan,” kata Lukman.

Lukman mengajak warga mematuhi jadwal pembuangan sampah yang sudah ada, yakni mulai pukul 22.00 hingga 06.00 Wita. Aturan ini untuk mempermudah proses pengangkutan agar berjalan lebih efektif.

Selain itu, Lukman juga meminta masyarakat berhenti membakar sampah sembarangan. Kebiasaan ini hanya memperburuk kualitas udara.

Dalam kesempatan itu, Lukman memperkenalkan pesan yang kini terus ia gemakan kepada masyarakat, yakni “Sampahmu milikmu, tanggung jawabmu.”

“Menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari kesadaran setiap warga, bukan menunggu orang lain,” katanya.

Lukman juga mengajak masyarakat taat membayar retribusi sampah. Ia menjelaskan dana itu tidak hanya untuk operasional pengangkutan sampah, tetapi juga mendukung program pembangunan daerah.

“Retribusi sampah manfaatnya besar. Selain untuk operasional persampahan, juga membantu pembiayaan pembangunan seperti perbaikan saluran, jalan, hingga fasilitas lainnya. Jadi ini bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” jelas Lukman.

Lukman mengakui DLH saat ini menghadapi kendala operasional. Sekitar tujuh armada pengangkut mengalami kerusakan, termasuk tiga kendaraan listrik.

“Suku cadangnya juga belum tersedia di Gorontalo sehingga kami masih menunggu pasokan dari vendor,” ungkapnya.

Akibat kondisi tersebut, DLH terpaksa menyesuaikan kembali jadwal pengangkutan sampah. Beberapa lokasi bahkan belum dapat layanan di pagi hari karena armada yang tersedia harus menutupi jalur lain.

Lukman berharap komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah sejalan dengan kepedulian masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan Kota Gorontalo merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Dinas Lingkungan Hidup. (adv)

Pos terkait