Ridwan Yasin Hadiri Rakornas Kepegawaian Tahun 2019 di Yogyakarta

60DTK-Yogyakarta: Sekretaris Daerah Gorontalo Utara Ridwan Yasin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian yang berlangsung di Hotel Marriot Yogyakarta, Rabu (25/09).

Rakornas yang mengusung tema “ASN Sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa” itu, dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kepegawaian (BKN) RI Bima Haria Wibisana.

BACA JUGA: ASN Di Kantor Gubernur Kaget, BNN Tiba Tiba Datang Lakukan Tes Urin

Dalam sambutannya, Bima mengungkapkan bahwa setiap ASN harus beradaptasi dan mengembangkan diri di tengah perkembangan globalisasi yang kompleks, dinamis dan penuh dengan ketidakpastian.

“Bahkan jauh dari yang diprediksi. Maka dari itu, ASN dituntut mampu beradaptasi dan mengembangkan diri tanpa melupakan tugasnya untuk menjunjung tinggi rasa nasionalisme. Sebab, ASN adalah perekat dan pemersatu NKRI”, ungkap Bima.

BACA JUGA: ASN Pemprov Yang Anaknya Pelaku Panah Wayer, Siap-Siap Dimutasi

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Pendayahgunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Dwi Wahyu Atmaji menambahkan, pemerintah saat ini fokus pada beberapa hal penting berdasarkan visi, diantaranya yakni Sumber Daya Manusia (SDM).

“Pemerintah sedang fokus pada beberapa hal penting yang sesuai dengan visi saat ini yakni; peningkatan infrastruktur, SDM, investasi, reformasi dan penggunaan anggaran yang efektif, efisien dan tepat sasaran”, tambah Wahyu.

BACA JUGA: Ridwan Yasin Larang ASN Ke Pulau Saronde, Ada Apa?

Olehnya Ia berharap, peran setiap panglima ASN (Sekretaris Daerah) di masing-masing wilayah untuk bisa memacu dan mendorong integritas ASN-nya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Gorontalo Utara Ridwan Yasin mengaku, pihaknya sedang berusaha dan melakukan apa yang menjadi harapan Sekretaris Kemenpan-RB di atas.

BACA JUGA: Ridwan Yasin Siap Lakukan Pembinaan Rutin Kepada ASN Gorut

“Adapun upaya yang kami lakukan seperti; dengan memberdayakan ASN itu sendiri, dan memberikan ruang kepada ASN untuk meningkatkan kinerjanya”, ucap Ridwan.

Ia juga menambahkan, sebagai panglima ASN, sekda harus peka dengan kinerja aparaturnya untuk memacu kinerja ASN yang bersangkutan dengan cara pelatihan-pelatihan ataupun menempatkan yang bersangkutan sesuai dengan skill yang dimiliki.

The right man on the right place. Karena, jika salah tempat atau posisi jabatan, maka ASN itu diak akan bisa berbuat apa-apa, dan kemampuannya tidak akan maksimal”, pungkas Ridwan. (adv/rls)

Comments are closed.