Tidak Lewat Jalur yang Semestinya, 3 Pendaki Ini Terjebak di Gunung Tilongkabila

  • Whatsapp
Tim Basarnas saat hendak mencari 3 pendaki yang hilang di Pegunungan Tilongkabila. (Foto - Istimewa)

60DTK-Gorontalo: Badan SAR Nasional (Basarnas) Gorontalo terus melakukan upaya pencarian terhadap tiga pemuda yang dikabarkan terjebak di tengah hutan saat hendak turun usai melakukan pendakian di Pegunungan Tilongkabila, Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Bone Bolango.

Kejadian ini bermula saat 12 pemuda anggota Komunitas Pencinta Alam Gempa Perisai melakukan pendakian ke Pegunungan Tilongkabila pada hari Minggu, 2 Februari 2020. Ketika hendak turun sekitar pukul 15.30 WITA, salah satu anggota, FL (18) mengalami kelelahan dan kakinya tidak bisa digerakkan.

Bacaan Lainnya
banner 468x60

Baca juga: MPA Benua UNG Akan Jelajahi Gunung Hutan Gorut

Saat itu terjadi, kawan – kawan sependakiannya memang berusaha membantu dengan menggendong FL. Namun karena jalur yang dilewati bukan jalur yang biasa digunakan, ditambah cuaca di lokasi yang hujan deras, mereka tidak mampu melanjutkan perjalanan. Karena itu, sembilan orang anggota komunitas pencinta alam tersebut pun memutuskan untuk terus berjalan sampai desa terakhir demi meminta bantuan. Sementara dua orang lainnya bertahan untuk menemani korban.

Tim Basarnas Gorontalo menerima informasi tersebut pada hari Senin, 3 Februari 2020, sekitar pukul 01.00 WITA dini hari. Menerima laporan itu, mereka langsung bergegas ke lokasi kejadian, dan tiba di lokasi pada pukul 01.30 WITA.

Baca juga: Gunung Soputan Batuk-Batuk, Warga Diminta Waspada

“Setelah tiba di lokasi, Tim Basarnas Gorontalo telah melakukan koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Bone Bolango, juga langsung melakukan pencarian terhadap korban yang hilang tersebut bersama masyarakat sekitar. Saat ini tim masih melakukan pencarian di gunung tersebut. Meskipun hujan deras, pencarian masih terus dilakukan,” ujar Kepala Basarnas Gorontalo, Djefri Mewo.

Diketahui, dalam pencarian ini, Basarnas Gorontalo melibatkan Tim Rescue 8 orang, BPBD Provinsi 5 orang, BPBD Bone Bolango 2 orang, Tagana Bone Bolango 3 orang, Rapi Bone Bolango 1 orang dan para sukarelawan masyarakat yang ikut membantu.

Baca juga: Niat Ingin Mandi, Pria Asal Pinogu Ini Justru Hilang Terbawa Arus Sungai

Selain itu, ada beberapa alat yang juga dikerahkan, di antaranya truk personil 1 unit, Rescue Car 1 unit, dan PalSAR Gunung Hutan.

Namun patut disyukuri, setelah naik ke Pegunungan Tilongkabila dan mencari ke segala penjuru, sekitar pukul 07.30 WITA, Tim Basarnas akhirnya menemukan tiga pendaki tersebut. (rls)

 

Sumber: Gopos.id

Pos terkait