70 Persen Warga Kabgor Berprofesi Petani, Nelson Harap Potensi Pertanian Lebih Ditingkatkan

60DTK – KABGOR : Menyambut peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September 2019, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menegaskan bahwa setidaknya 70 persen dari jumlah masyarakat Kabupaten Gorontalo (Kabgor) adalah berprofesi sebagai petani. Karenanya, Ia berharap di daerah yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Gorontalo tersebut, potensi hasil pertanian bisa lebih ditingkatkan.

“Kita punya sistem pertanian terpadu unggulan, dan itu terus dikembangkan, baik tanaman pangan seperti jagung dan padi, maupun bidang perkebunan seperti kelapa,” terang Nelson saat Apel Korpri di Lapangan Sport Center Limboto, Selasa (17/09).

Baca : PUPR Gorontalo Buka Akses Jalan Pertanian Di Kabgor

Nelson juga mengungkapkan, selama ini Pemerintah Kabgor terus berupaya mendorong produktifitas para petani untuk mengembangkan hasil pertanian di Kabgor.

“Para petani ini adalah simbol pahlawan pangan. Bisa dibayangkan kalau petani tidak ada, mau makan apa kita ini?” tanyanya retoris.

Baca : Mulai Bulan April, Dinas Pertanian Akan Bajak Laha Petani Gratis

Untuk itu, meyongsong Hari Tani Nasional ini, Nelson mengimbau para ASN di lingkungan pemerintah Kabgor untuk dapat menghargai para petani meski hanya dengan hal – hal kecil seperti, ketika akan membeli beras bantuan bagi warga miskin, agar dapat membeli hasil produksi dari para petani yang ada.

Pada kesempatan tersebut, bupati bergelar profesor itu pun sempat menyentil perkembangan bidang peternakan dan  perikanan di Kabgor. Dikatakan, dalam kurun waktu empat tahun terakhir, jumlah ternak di Kabgor mencapai kurang lebih 25 ribu ekor, yang kemudian ditambah lagi sebanyak hampir delapan ribu ekor, yang dibeli menggunakan dana APBN, APBD, termasuk dana desa.

Baca : Sebanyak 268.000 Ekor Ayam Akan Disalurkan Ke Empat Kecamatan Kabgor

“Jumlah ternak sapi di Provinsi Gorontalo kurang lebih 200 ribu ekor sapi, sementara di Kabgor kurang lebih 115 ribu ekor sapi. Dengan demikian, setidaknya 60 persen ternak sapi di provinsi ini ada di Kabgor. Ini menjadi contoh nyata Kabgor sebagai lumbung ternak,” tutup Nelson. (Andi/rls/adv)

 

 

 

.