Komunitas Gowes Wabup Blitar Bantu Bedah Rumah Aisyah

  • Whatsapp
Wabup Blitar
Komunitas Gowes Panji Laras Bersama Warga Setempat Melakukan Pemugaran Rumah Milik Keluarga Aishyah. (Foto: Achmad 60DTK)

60DTK, Kabupaten Blitar – Nama Aisyah menjadi viral di Dunia Maya setelah ditag sebuah akun twiter @javanoa ke @ganjarpranowo milik akun Gubenur Jawa Tengah.

Aisyah yang baru duduk di bangku SLTP kelas 8 itu berjuang untuk menghidupi nenek dan ibunya yang sama-sama mengalami keterbatasan mental.

Bacaan Lainnya

Sementara nama Aisyah itu sendiri mencuat setelah Gubernur Ganjar juga menandai akun @bpbdBlitar. Akhirnya  ramai menjadi perbincangan. Kemudian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) bersama Bupati Blitar, Rijanto langsung turun tangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya.

Baca Juga: Bupati Blitar Luncurkan Pesantren Tangguh Semeru Di Ponpes Roudlotul Hanan

Namun begitu, tidak hanya pemeritah saja yang peduli akan nasib bocah itu. Akan tetapi, sebuah komunitas Gowes bernama Panji Lara. Komunitas yang di komandani oleh Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo juga mengadakan bedah rumah milik Aisyah.

Hasik pantauan di lapangan, sedikitnya 100 orang yang terdiri dari perangkat desa, TNI/Polri, beserta komunitas gowes Panji Laras yang dibantu warga setempat melakukan pemugaran di rumah Aisyah tepatnya Desa Sragi Rt 3 Rw 1, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, pada Selasa (9/6/2020) pagi.

Bantuan dari Komunitas Gowes Panji Laras tersebut secara simbolis diserahkan kepada Camat Talun, Endro Riyadi. Ia menjelaskan, bahwa pemberian bantuan sosial oleh komunitas Panji Laras binaan Wakil Bupati Blitar ini hanya sepontanitas. Masih diberikan secara simbolis berupa semen 25 sak.

“Dengan melihat kondisi, apabila masih dianggap perlu bantuan, nanti akan digalang lagi. Meskipun hari ini Bapak Wabup tidak dapat hadir memantau ke Desa Sragi karena agenda lain beliau berpesan, untuk teman-teman tetap melanjutkan membantu keluarga Aisyah sampai selesai menjadi rumah layak huni,” ujar Camat Talun kepada wartawan di sela-sela budah rumah milik Aisyah.

Baca Juga: Bentuk Desa Tangguh Bencana, Kabupaten Blitar Siap Menyambut New Normal Life

Sementara itu, Kepala Desa Sragi, Reni Puji Astuti mengucakan terima kasih kepada komunitas Gowes Panji Laras atas bantuan kepada salah satu warganya, mengingat kondisi rumah yang di huni saat ini memang sangat memprihatikan.

Tidak hanya itu, pada kesempatan pula, Reni juga mengucapkan terimakasih kepada beberapa pihak yang telah memberikan bantuan berupa apapun kepada keluarga Aisyah. Sehingga dari bantuan tersebut, Aisyah dan keluarganya dapat terbantu dan hidup layak.

“Sebenar keluarga Aisyah sudah mendapat bantuan dari pemerintah bahkan kita lebihkan. Seperti, kita masukan dalam PKH, BPNT, KIS, KIP, BLT DD dan program bedah rumah yang kita anggarkan dari Musrembang Kabupaten 2020 ini serta Posyandu Jiwa untuk orang tua Aisyah dan neneknya pada setiap bulanya,” ujar Reni.

Hal juga membanggakan, Bupati Blitar, Rijanto, secara pribadi mengangkat Aisyah menjadi anak angkatnya. Namun permintaan itu ditolak oleh Aisyah karena dirinya tidak mau berpisah dengan kedua orang tuanya.

Sungguh mulia hati Aisyah. Semoga kelak, Aisyah dan keluarganya di angkat derajatnya oleh Allah SWT karena bakti Aisyah kepada orang tuanya. (adv/kmf)

 

 

Pewarta: Achmad Zunaidi

Pos terkait