Nelson Melapor ke Gubernur Terkait Penanganan Covid-19 yang Sudah Dilakukan di Kabgor

  • Whatsapp
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo (tengah), saat memberikan laporan kepada Gubernur Gorontalo terkait upaya Pemkab Gorontalo dalam menangani Covid-19, melalui video conference, Selasa (14/04/2020). (Foto - Andi 60dtk)

60DTK-Kabupaten Gorontalo: Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, melaporkan berbagai hal terkait langkah – langkah yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, dalam rangka menekan penyebaran dan dampak Covid-19, kepada Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, Selasa (14/04/2020).

Khusus penanganan penyebaran Covid-19, salah satu poin yang dilaporkan ialah penyediaan tempat karantina bagi masyarakat yang baru tiba dari luar daerah, yakni di wisma atlet yang berlokasi di Lapangan Sport Center Limboto.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Nelson Salurkan APD Ke Semua Puskesmas Di Kabgor

“Kemudian juga terkait dengan data masyarakat yang masuk, khususnya di Kabupaten Gorontalo, sejak kemarin kami menempatkan dua orang di setiap perbatasan termasuk di pelabuhan udara dan pelabuhan laut,” ujar Nelson saat rapat via video conference.

Sementara itu, dalam penanganan dampak Covid-19, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga sudah menyalurkan bantuan social safety net, atau jaringan pengaman sosial kepada kurang lebih 57 ribu masyarakat kurang mampu.

Baca juga: Nelson Perketat Pengawasan Orang Luar Daerah Yang Akan Masuk Ke Kabgor

“Alhamdulillah ter-cover semua. Dari APBN 35 ribu, dan melalui dana desa 22 ribu masyarakat kurang mampu,” ungkap Nelson.

Tidak sampai di situ, Nelson juga membeberkan bahwa pihaknya untuk saat ini telah menyiapkan anggaran sebesar Rp22 miliar untuk penanganan Covid-19 ke depannya. Bahkan Ia mengaku jumlah ini kemungkinan besar akan kembali bertambah menjadi Rp70 miliar, karena rasionalisasi anggaran terus dilakukan.

Baca juga: Nelson Terus Pantau Pembatasan Aktifitas Malam Hari

“Untuk APD, kami sudah membagikan kepada seluruh puskesmas di Kabupaten Gorontalo. Sehingga teman – teman para tenaga medis di Puskesmas yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan, semoga sudah tidak ada masalah,” tukasnya. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Pos terkait