Pemkot Blitar Beri Bantuan Rp176 Juta Untuk Korban Kerusuhan Suporter Arema – Persebaya

  • Whatsapp
Usai pemberian bantuan kepada korban kerusuhan di Sasana Praja kantor Walikota Blitar, Senin (2/03/2020). (Foto - Achmad 60dtk)

60DTK-Blitar: Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyalurkan sejumlah bantuan berupa 13 sepeda motor, dan uang sebesar Rp176 juta untuk korban kerusuhan suporter Arema dan Persebaya yang berlaga di Stadion Soeprijadi Kota Blitar, dalam Piala Gubernur Jawa Timur, pada tanggal 18 Februari 2020 silam.

Memang, akibat kerusuhan suporter tersebut, beberapa warga Blitar, baik yang menonton pertandingan, maupun yang berdagang di sekitar stadion, mengalami kerugian fisik dan materiel.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Percaya Diri Dengan Komoditas Di Blitar, Bupati Blitar Ajak Investor Berinvestasi

“Selain dari Pemkot Blitar, bantuan ini juga datangnya dari Gubenur Jawa Timur. Hal ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk mengantisipasi warganya, agar dapat kembali berusaha lagi,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Blitar, Rudy Wijonarko, kepada sejumlah wartawan usai menyalurkan bantuan di Ruang Sasana Praja, Kantor Walikota Blitar, Senin (2/03/2020) malam.

Rudy menjelaskan, banyak warganya yang mengalami kerugian dalam insiden itu. Seperti pedagang buah yang dijarah dagangannya, area persawahan yang rusak akibat bentrok antar suporter, sepeda motor milik warga yang terbakar, hingga warga lainnya yang mengalami luka – luka.

Baca juga: 110 Pengusaha Muda Blitar Ikuti Audisi Pengembangan Wirausaha

Terkait hal ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Jonathan Judianto menambahkan, secara rinci ada 62 warga Kota Blitar yang telah mendapat bantuan, di antaranya 6 penerima di Kelurahan Kauman, 2 penerima di Sukorejo, 1 penerima di Tanjungsari, dan 1 penerima di Pakunden.

Adapun bantuan yang diberikan, di antaranya sepeda motor untuk 13 warga di Pakunden, dan uang tunai Rp51 juta untuk 25 warga yang sawahnya rusak. Sementara 9 dari 10 orang yang membutuhkan perawatan di rumah sakit karena luka yang diderita, juga diberikan sejumlah uang tunai.

Baca juga: Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Seriusi Tambang Ilegal

“Sehingga total yang telah kita berikan sebesar Rp176 juta lebih,” tukas Judy.

Diketahui, penyerahan bantuan tersebut secara simbolis diberikan langsung oleh Sekda Kota Blitar, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jatim, dan Kapolres Blitar Kota. (adv/humas)

 

Pewarta: Achmad Zunaidi

Pos terkait