Penyaluran BLT DD Tahap 1 di Trenggalek, Tuntas 100 Persen

60DTK, Trenggalek – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap pertama di Kabupaten Trenggalek, akhirnya tuntas 100 persen. Hal itu ditandai dengan penyerahan BLT DD di desa terakhir, yakni Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Jumat (15/05/2020).

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama Forkopimda Trenggalek, menyerahkan BLT DD tersebut secara simbols kepada lima perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Desa PDTT dan Gubernur Jawa Timur melalui video conference.

Baca juga: Gubernur Jatim Apresiasi Cepatnya Penyaluran BLT DD Di Trenggalek

“Ada beberapa desa di Pogalan dan beberapa desa di Dongko yang hari ini disalurkan, alhamdulillah sudah 100 persen,” ungkap Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.

“Adapun beberapa desa seperti Karangturi yang penyalurannya tahap pertama pada April, saat ini sudah memasuki tahap dua. Artinya mungkin secara umum nanti pada bulan Juni, satu minggu setelah lebaran mungkin tahap dua juga sudah salur 100 persen,” imbuhnya.

Baca juga: Soal Mekanisme Penyaluran BLT, Bupati Trenggalek Minta Masyarakat Tak Saling Menyalahkan

Jumlah KPM di Kabupaten Trenggalek sendiri ada sebanyak 6.817, dengan anggaran mencapai Rp4 miliar, yang merupakan kompilasi dari seluruh dana desa. Sementara jumlah KPM di setiap desa bervariasi, tergantung kondisi perekonomian masyarakat setempat.

“Dan sisanya memang desa bersepakat untuk padat karya tunai, sehingga tetap infrastruktur terbangun, karena padat karya tunai tidak dikerjakan oleh kontraktor, namun swakelola. Maka yang dapat penghasilan adalah warga di desa tersebut. Ini sudah sesuai dengan arahan Presiden dan juga Menteri,” terangnya.

Baca juga: Danrem 081/DSJ Puji Penanganan Covid-19 Di Trenggalek Sebagai Yang Terbaik

Nur Arifin membeberkan, cepatnya penyaluran BLT DD ini tak lepas dari adanya dukungan dari seluruh Forkopimda, yang memastikan Pemerintah Desa tidak ragu dalam penyaluran BLT DD. Selain itu, penyaluran BLT DD yang diperbolehkan secara tunai, juga ikut memudahkan.

“Kemudian kepada desa kita geraknya simultan, tidak menunggu data 100 persen baik dulu, yang penting dananya ada, datanya ada, diturunkan sambil dikoreksi. Kalau menunggu data sempurna, corona-nya selesai, tidak bagi-bagi bansos kita, tidak bisa bantu masyarakat,” ungkap Nur Arifin.

Baca juga: DPRD Trenggalek Ikut Awasi Penyaluran BLT Dana Desa

“Jadi, sambil mekanisme koreksinya kita perbaiki, juga sejalan dengan apa yang diperintahkan oleh Pak Presiden dan Pak Mensos untuk segera mempercepat proses pencairan ini,” tukasnya mantap.

Penyaluran BLT DD di Kabupaten Trenggalek yang dinilai cepat itu pun mendapat apresiasi dari Kementerian Desa PDTT dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (adv)

 

Pewarta: Hardi Rangga