Komunitas Milenial, Deklarasi Limboto Kota Kreatif

60DTK-Kabupaten Gorontalo: Masih dalam nuansa HUT ke – 346 Kabupaten Gorontalo, sejumlah komunitas kaum milenial di Provinsi Gorontalo mendeklarasikan dukungan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gorontalo untuk menjadikan Limboto sebagai pusat Kota Kreatif, Sabtu (30/11/2019).

Terdapat tiga poin isi deklarasi yang digagas oleh Komunitas Musisi Seniman Gorontalo (MSG) ini. Selain mendukung Limboto sebagai Kota Kreatif, juga mendorong pemerintah untuk menjadikan industri kreatif sebagai prioritas. Harapannya, ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Adapun poin terakhir, yakni mendorong sumber daya manusia kreatif yang memajukan daerah dengan menunjang kearifan lokal.

Baca juga: Dorong Peningkatan Ekonomi, Limboto Akan Jadi Kota Ekonomi Kreatif

Ketua Komunitas MSG, Haris Suparto Tome menegaskan, deklarasi yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gorontalo ini murni sebagai bentuk dukungan kaum milenial atas kebijakan Pemda Kabgor yang berkenaan dengan pengembangan kreatifitas. Pasalnya, sejauh ini Pemda Kabgor dinilai telah melakukan banyak hal termasuk memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan kreatifitas.

“Untuk itu, kami melakukan pertemuan dan bersepakat untuk bergandengan tangan bersama Pemda Kabgor di bawah kepemimpinan Nelson Pomalingo untuk menjadikan Limboto sebagai Kota Kreatif,” tegas Haris dalam sambutannya.

Baca juga: Akan Ada Banyak Produk UKM-IKM Di Limboto Expo 2019

Pada kesempatan yang sama, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menuturkan, dalam mendukung kratifitas masyarakat, sejauh ini Pemda Kabgor telah melakukan banyak hal, salah satunya Seni Masuk Sekolah (SMS).

“Kreatifitas itu penting karena di sanalah kehidupan dikembangkan. Dengan kreatifitas, inovasi dan partisipasi akan terus berjalan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabgor memberi ruang yang sebesar – besarnya bagi masyarakat, terutama kaum milenial,” ujar Nelson.

Baca juga: Nelson: Lomba Dayung Tradisional Harus Lebih Kreatif

Dari segi fasilitas, Nelson mengungkapkan, Pemda telah menyediakan beragam tempat, mulai dari Taman budaya, Desa Konservasi budaya, hingga pembangunan sirkuit balap yang akan diresmikan dalam waktu dekat.

“Di Gorontalo, ada tiga sektor ekonomi kreatif yang bisa berkembang dengan baik. Yang pertama kuliner, kedua fashion, dan terakhir musik. Mudah – mudahan dengan pencanangan Limboto Kota kreatif ini, pertumbuhan ekonomi dan kreatifitas masyarakat bisa akan berkembang di Limboto ini,” pungkas Nelson. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Comments are closed.