Kuatkan Usaha Koperasi, Bupati Rijanto Ambil Langkah Bersama Dekopin

60DTK, Blitar – Kabupaten Blitar merupakan central dari pada usaha pertanian dan pertenakan yang turut menyumbang perhitungan inflasi secara nasional, khususnya produk telur dan daging ayam potong. Sehingga peran pemerintah daerah untuk memajukan sektor riil itu sangat diperlukan.

Untuk itu, melalui Dinas Koperasi Kabupaten Blitar, Senin (14/9/2020) telah mengadakan kerjasama dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) untuk membentuk koperasi-koperasi yang disesuaikan dengan produk unggulan yang ada di Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Khofifah Indar Parawansa Resmikan RSUD Srengat

Tujuannya, kata Bupati Blitar, Rijanto, mendapatkan bantuan pijaman lunak dari Kementrian Koperasi sebesar 81 milyar untuk koperasi Putera Blitar yang bergerak dalam produksi telur ayam, dan 12,5 milyar untuk koperasi unggas pedaging mandiri (UPM).

“Secara bergulir nantinya Kemenkop akan memberikan pinjaman lunak dengan bunga hanya 3% grace periode 6 bulanan, kepada lembaga pengelola dana bergulir koperasi usaha mikro kecil dan menengah (LPDB-KUMKM),” ungkapnya usai penandatangan kerjasama antar daerah, Pemkab Blitar dengan Pemkot Tasikmalaya di ruang transit kantor Bupati Blitar.

Baca Juga: Ciptakan Berbagai Inovasi, Dispendukcapil Kab.Blitar Cepat Melayani Masyarakat

Kemudian Rijanto menegaskan, bahwa  Pemkab Blitar melalui tim pengendali inflasi daerah (TPID) dengan Dekopin akan selalu melakukan optimalisasi pembinaan, baik management kelembagaan, usaha, dan keuangannya.

“Sehingga, koperasi yang ada di Kabupaten Blitar lebih mampu berdaya saing dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas bupati.

 

 

Pewarta: Achmad Zunaidi