Diduga Stres Karena Stroke, Kakek di Tulungagung Ini Nekat Gantung Diri

60DTK, Tulungagung – Seorang kakek warga Desa Jati Mulyo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, MY (70), nekat mengakhiri hidupnya, dengan menggantung diri di dalam kamar.

Paur Humas Polres Tulungagung, Anwari membeberkan, kejadian ini diketahui pada hari Senin, 27 April 2020, sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, tetangga perempuan korban, LM (71), merasa curiga dengan lampu kamar korban yang masih belum dimatikan sejak pagi.

Baca juga: Warga Yang Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19 Di Tulungagung Terus Ditelusuri

Atas kecurigaan tersebut, LM pun langsung membuka kamar korban, dan mendapati korban yang sudah gantung diri dengan seutas tali rafia berwarna kuning, yang diikatkan di tiang penyangga ranjangnya.

Melihat hal itu, LM sontak histeris dan berteriak minta tolong kepada anak korban, WT. Mengetahui hal itu, WT pun langsung menuju Polsek Kalambret, guna melaporkan kejadian tersebut. Diduga, bunuh dirinya korban didorong oleh perasaan stres atas penyakit stroke yang sudah Ia derita sejak lama dan tak kunjung sembuh.

Baca juga: DPRD Bahas LKPJ Bupati 2019 Bersama Camat Se – Tulungagung

“Setelah dilakukan penyelidikan oleh tim Inafis Polres Tulungagung, korban tidak ada unsur kekerasan. Dan atas dasar permintaan keluarga korban, jenazah akan langsung dikebumikan. Mungkin karena stres, karena korban mempunyai riwayat sakit stroke dari tahun 2016 sampai sekarang yang belum sembuh. Sehingga mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas, yakni gantung diri,” pungkas Anwari.

 

Pewarta: Achmad Zunaidi