Nelson Pomalingo Apresiasi Pembalap Motor Gorontalo

60DTK-Kabupaten Gorontalo: Melihat animo pembalap motor di Provinsi Gorontalo yang cukup tinggi saat perhelatan Kejurprov seri 1 di Sirkuit Sang Profesor, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengaku sangat bangga.

Menurutnya, sejumlah pembalap tersebut memiliki talenta dan bakat yang cukup menjanjikan di masa yang akan datang. Untuk itu, mereka harus diberikan dukungan agar terus berkembang dan menjadi pembalap yang profesional.

Baca juga: Menpora Akan Siapkan Tribune Penonton Di Sirkuit Sang Profesor Kabgor

“Sehingga Gorontalo tidak hanya terkenal dalam hal olahraga yang lain seperti takraw dan sebagainya, tetapi juga akan terkenal dengan balap,” ujar Nelson usai penutupan Kejurprov seri 1 di Sirkuit Sang Profesor, Minggu (23/02/2020).

Untuk mewujudkan hal ini, kata Nelson, Ia berharap ke depan akan ada sekolah olahraga yang di dalamnya para atlet balap bisa menambah pengetahuannya dalam bidang tersebut. Menurut Nelson, atlet balap motor tidak bisa dibiarkan tumbuh sendiri, namun juga harus dibekali dengan pengetahuan.

Baca juga: 4 Tahun Menjabat, Nelson Terus Kembangkan Sarana Olahraga Di Kabgor

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, bersama para pembalap yang meraih juara di Kejurprov Seri 1, Minggu (23/02/2020). (Foto – Humas Pemkab Gorontalo)

“Saya sudah diskusi dengan teman – teman panitia termasuk yang dari Sulawesi Tengah. Ke depan kita akan buat sekolah olahraga. Mungkin SMA olahraga yang di dalamnya ada berbagai cabang olahraga seperti balap. Sehingga pembalap ini tidak hanya memiliki bakat, tapi juga ilmu,” tutur Nelson.

Untuk mewujudkan rencana ini, Nelson mengaku akan meminta bantuan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia.

Baca juga: Ratusan Pembalap Se – Sulawesi Ikuti Kejurprov 2020 Di Sirkuit Sang Profesor

“Untuk gedung sekolah nanti kita lihat. Dan untuk penataan guru – gurunya kita bisa bicarakan dengan dosen di UNG, sambil juga kita mencari orang – orang yang profesional misalnya pembalap yang sudah senior atau sudah purna,” pungkasnya. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Comments are closed.